Jumat, 02 November 2012

Aturan Pacaran yang Sudah Ketinggalan Zaman

Banyak "peraturan" yang harus Anda ikuti ketika mulai berpacaran. Sayangnya, beberapa peraturan sebenarnya sudah ketinggalan zaman (dan hanya omong kosong). Ini kan sudah bukan lagi tahun 1960-an.

Tanpa banyak basa-basi, saya akan membahas peraturan berpacaran yang sudah basi, menyanggahnya, dan memberikan saran yang lebih baik, terkini, dan alternatif yang lebih bisa diterapkan.

1: Pria yang harus membayar saat sedang jalan-jalan.

Sesekali Andalah yang harus membayar, karena itu akan menunjukkan Anda orang yang kuat dan mandiri.

2: Pria membukakan pintu untuk wanita.

Peraturan Revisi: Buatlah seperti permainan — siapa pun yang berhasil mencapai pintu duluan itu juaranya dan jelas lebih kuat (dan lebih keren).

3: Pria harus menelepon duluan.

Kalau Anda tidak menguntitnya dan meneleponnya 87.264 kali dan langsung menutupnya ketika dia menjawab, TIDAK ADA alasan Anda tidak boleh menelepon dia hanya untuk mengatakan, "Hai."

4: Jual mahal itu seksi.

Jual mahal itu menyebalkan. Pria tidak suka wanita menyebalkan. Tidak berarti Anda harus berubah menjadi penguntitnya, tapi Anda bisa menjelaskan apa yang Anda inginkan dan tidak inginkan dalam sebuah hubungan.

5: Ketika Anda serius berhubungan dengan seseorang, kalian harus selalu bersama.

Anda bukan anak kembar siam. Jadi buat waktu bersama Anda spesial dan jangan biarkan hal itu merusak keseluruhan kehidupan Anda. Jika tidak, mungkin harus dilakukan operasi untuk memisahkan Anda dan pasangan.

6: Kalian berdua tidak punya pengalaman berpacaran sebelumnya dan itu disengaja — kalian berdua menjaga diri untuk calon pasangan hidup.

Tidak ada alasan Anda berpura-pura hidup di dunia kartun Disney dan sedang menunggu pangeran tampan. Bangun, Putri, dan hirup udara abad ke-21! Dekat dengan seseorang beberapa kali dalam hidup Anda bukan hal yang salah. Anda berhak memilih yang terbaik bukan?

7: Malam berpacaran itu Sabtu. Hanya itu.

Sabtu hanyalah hari biasa dan nikmati sesuka Anda — dengan atau tanpa kekasih. Saya sarankan menonton “Monster Truck Rallies,” tapi biasanya itu ditayangkan pada Minggu, kalau televisi saya tidak berbohong.

Minggu, 28 Oktober 2012

Jangan Seperti Lalat


Jangan Seperti Lalat
renungan  Oleh : anonymous 

Seekor lalat yang berada dalam sebuah rumah akan mencoba keluar, namun tahukah anda apa yang ia tempuh untuk keluar. Ia akan terbang menuju cahaya yang ada didepannya, ia menuju jendela yang berkaca. Duaar..!

Sudah sepantasnya ia akan menabrak kaca. Namun lalat itu justru mundur mengambil ancang-ancang untuk kembali berusaha menembus kaca. Dan, Duaar..! sekali lagi ia gagal. Kemudian ia berusaha lagi, kemudian gagal lagi. Dan ia terus berusaha, sampai waktunya dihabiskan untuk usahanya keluar dari rumah melalui jendela berkaca tersebut dan tak pernah kunjung berhasil.

Apa yang anda pikirkan. Apakah dia hebat, sehingga mau terus berusaha sekuat tenaga tanpa mengenal putus asa?

Jika jawaban anda begitu, anda tak lebih dari seekor lalat yang malang. Jika seekor lalat tersebut dapat berpikir, tentunya ia akan menengok ke arah fentilasi udara atau pintu rumah yang terbuka, karena itu justru lebih memudahkannya mewujudkan impian. Jika ia lebih memilih itu, maka sejak awal ia akan menuju impiannya yaitu sebuah kebebasan yang berada diluar rumah.

Betapa bodohnya kita jika menggantungkan cita-cita yang salah. Mengacalah pada lalat, seharusnya anda dapat memahami. Pikirkanlah apa yang akan anda perbuat.

Pikirkan apakah cita-citamu memungkinkan untuk anda tempuh. Berikan rambu-rambu di setiap impain anda, karena di setiap jalan pastilah ada sebuah daerah yang rawan kecelakaan.

‘Jangan Seperti Lalat’. Itu akan membimbing anda, jika anda sudah menempuh jalan yang salah, jangan takut untuk mundur. Jika mundur itu lebih baik, mengapa tidak?

Akankah anda mengorbankan waktu dan harta dengan sia-sia? Dan jika anda rasa belum saatnya untuk maju, maka janganlah maju. Karena majunya anda justru akan menyiksa anda. Lebih baik anda mempersiapkan diri menyongsong masa depan, dan maju ketika peluang itu memungkinkan. Kesalahan orang di zaman ini adalah gengsi. Ketahuilah, sesungguhnya perasaan gengsi yang anda pelihara itu akan membinasakan anda. Semoga kita tetap berada dibawah lindungan-Nya. Amien.
sumber:
http://padang-today.com/?mod=rehat&today=detil&id=284

Inikah cinta....

Walau pun kecil tp sangat berarti dalam hidup ini
dia lah yg menggerakan semua jiwa dan pikirkan
dalam menjalankan kehidupan di dunia menuju akhirat
kelak...... itulah dia CINTA


Rabu, 10 Oktober 2012

Leo = 21 Juli-21 Agustus

Leo (21 Juli-21 Agustus)

Peruntungan: Jika tak hati-hati maka tidak sedikit yang akan terganggu dengan program yang lagi dijalankan ini, tak perlu ditanggapi dengan emosi, tetaplah tenang, dan yang terpenting masih selalu berjalan diatas rel yang telah direncanakan.

Karir: Jangan bertingkah yang aneh-aneh jika tak ingin kena damprat atasan Anda.

Kesehatan: Jangan berlaku cuek dan tak mau tahu dengan kondisi badan Anda saat ini sekalipun terasa lebih sehat. Agar badan tetap terjaga dan semakin sehat saja.

Keuangan: Untuk coba main spekulasi memang harus mau bersiap rugi, kalau setengah-setengah lebih baik jangan.

Asmara: Jangan biarkan dirinya tertekan oleh sikap keras Anda selama ini